Tips dan Trik Java Script 3

Property dalam JS

kllHabis belajar matematika, terus belajar teoritis. Nyebelin banget gak sih?😛
Tapi jangan skeptis dulu deh, yang jelas selain perlu dan bermanfaat, apa yang akan kita bahas sekarang juga cukup menarik kok. lihat aja kalau gak percaya.

Sekarang kita akan ngomongin tentang property dalam java script… Gdubrak…:p ~.. apa pula nih. Dalam tutorial sebelumnya kita tahu ada objek itu. Juga kita tahu ada objek dan ada propertynya. Jadi kita tahu ada kode objek.property dan ada juga objek.method ()…. method selalu menggunakan tanda (). Nah, sekarang saya akan memperkenalkan beberpa object dan property-nya.

Object pertama adalah navigator. Perhatikan script di bawah yang menunjukkan beberapa property yang diniliki object ini.

<script language=”javascript”>
var an = navigator.appName;
var av = navigator.appVersion;
var acn = navigator.appCodeName;
var ua = navigator.userAgent;
document.write(“Anda menggunakan browser <b>”
+an+ “</b>, versi ” +av+ “. Kode namanya ”
+acn+ “. dan header yang dikirim ” +ua+ “.”);
</script>

Anda dapat melihat di atas bahwa di sini property navigator.appName akan memberikan hasil Microsoft Internet Exploler (nama browser), navigatior.appVersion memberikan hasil 4.0 (compatible; MSIE 6.0; Windows NT 5.0; YComp 5.0.0.0) yaitu versi browser yang dipakai dan platformnya. Kemudian navigator.appCodeName memberikan hasil Mozilla yaitu kode name yang diberikan untuk browser. Dan terakhir navigator.userAgent memberikan hasil mozilla/4.0 (compatible; MSIE 6.0; Windows NT 5.0; YComp 5.0.0.0) yaitu http header yang dikirim browser. Ah saya sih cuma tertarik pada nama dan versi browser, lainnya tidak. minimal untuk saat ini. ;D

Berikutnya adalah property yang dimiliki oleh document yaitu seperti pada script berikut:

<script language=”javascript”>

var bgc = document.bgColor;
var fgc = document.fgColor;
var lc = document.linkColor;
var al = document.alinkColor;
var vlc = document.vlinkColor;
var url = document.location;
var ref = document.referrer;
var t = document.title;
var lm = document.lastModified;
document.write(“Warna latar (background color)halaman ini <b>” +bgc+ “</b>.”)
document.write(“<br> Warna teksnya (mmm foreground color) <b>” +fgc+ “</b>.”)
document.write(“<br>Warna link adalah <b>” +lc+ “</b>.”)
document.write(“<br> Kalau warna link yang aktif <b>” +al+ “</b>.”)
document.write(“<br> Dan warna link yang telah dikunjungi <b>” +vlc+”</b>.”)
document.write(“<br>Alamat URL halaman ini <b>” +url+”</b>.”)
document.write(“<br> Halaman yang anda lihat sebelum melihat halaman ini <b>” +ref+”</b>.”)
document.write(“<br> Judul Halaman ini (title lah kalau gak tau judul) <b>” +t+ “</b>.”)
document.write(“<br>Dokumen ini terakhir diedit : <b>” +lm+ “</b>.”)

</script>

Saya kira hasil script di atas sudah cukup menjelaskan tentang kegunaan tiap property dari document sehingga tidak perlu dijelasin lagi kan?? Mmm mungkin sedikit penjelasan. Tentang warna, hasilnya akan ditampilkan dalam bentuk kode heksadesimal. Sekarang kita berlanjut ke property-nya history. Lihat script di bawah ini.

<script language=”javascript”>

var h = history.length;
document.write(“<b>Anda telah mengunjungi ” +h+ ” halaman sebelum melihat ini.</b>”)

</script>

Dan hasilnya adalah seperti di bawah. Btw dengan memanfaatkan object history ini kita bisa membuat link “back” dan “forward” .. mungkin nanti kita pelajari.

Sekarang kita akan membicarakan property yang dimiliki object location seperti ditampilkan pada script di bawah ini.

<script language=”javascript”>

var hst = location.host
document.write(“lokasi file ini di <b>” +hst+ “</b>.”)
var hstn = location.hostname
document.write(“Lokasi file ini di <b>” +hstn+ “</b>.”)

</script>

Pada script di atas, location.host akan memberikan hasil berupa URL beserta port-nya, sedang location.hostname hanya memberi hasil berupa URL. Terkadang keduanya memberikan hasil yang sama jika tidak ada port yang digunakan (null).

Saya kira itu saja ‘teori’ tentang property beberapa object. Yang jelas anda bisa saja meulis property sampai bertingkat-tingkat, seperti ‘document.gambarku.source”(“gambarku” di sini adalah nama form, sedang “imel” adalah nama salah satu elemen) hmm… heran, kok saya tiba-tiba jadi nggak mod gini. da….. saya maw ke dokter dulu…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s